Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berlatih.

Tangerang, POSBANTEN.ID.

Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh generasi muda Kota Tangerang Selatan. Gina Angelina Lestari, siswi SMP Negeri 1 Tangerang Selatan. Minggu (14/06).

Berhasil meraih Juara 1 pada ajang Kejuaraan Pencak Silat Nasional Bumi Sukowati Cup II yang berlangsung di GOR Nambo, Jawa Tengah.

Kejuaraan tingkat nasional tersebut digelar selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Juni 2026, dan diikuti oleh ratusan atlet pencak silat dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan penuh semangat sportivitas.

Gina tampil gemilang hingga berhasil menempati posisi tertinggi di kelas yang diikutinya.

Ayah Gina, Serka Muhadi Wiyono, anggota Batalyon Arhanud 1 Kostrad yang berdomisili di Kelurahan Pakulonan, Kecamatan Serpong Utara.

Mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas pencapaian sang putri.

Melalui pesan WhatsApp kepada awak media pada Minggu (14/6/2026).

Serka Muhadi Wiyono mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil dari kerja keras, disiplin latihan, serta dukungan keluarga dan pelatih.

“Alhamdulillah, putri kami Gina Angelina Lestari berhasil meraih Juara 1 dalam Kejuaraan Pencak Silat Nasional Bumi Sukowati Cup II.

Lomba berlangsung dari tanggal 12 sampai 14 Juni 2026 di GOR Nambo. Kami sangat bersyukur atas prestasi yang diraih,” ujarnya.

Menurutnya, Gina telah menekuni olahraga pencak silat sejak usia dini dan terus menunjukkan perkembangan yang positif dalam berbagai kejuaraan.

Prestasi yang diraih kali ini diharapkan menjadi motivasi untuk terus berprestasi di tingkat yang lebih tinggi, baik regional maupun nasional.

Pihak keluarga juga menyampaikan terima kasih kepada para pelatih, sekolah.

Serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Gina mampu mengharumkan nama sekolah, daerah, dan keluarga.

Keberhasilan Gina Angelina Lestari menjadi bukti bahwa generasi muda Tangerang Selatan memiliki potensi besar dalam bidang olahraga bela diri tradisional Indonesia.

Prestasi ini sekaligus menjadi inspirasi bagi pelajar lainnya untuk terus berlatih, berjuang, dan mengembangkan bakat yang dimiliki.

(Abd)